Roadshow Inspeksi Penyalur Alat Kesehatan di Lampung dimulai

Bandar Lampung ———————- Alat Kesehatan (Alkes) merupakan salah satu komponen penunjang strategis dalam proses pemberian pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat. Dalam upaya menjamin alat kesehatan memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan manfaat, maka alat kesehatan mulai produksi sampai dengan disalurkan harus memenuhi standar.

Inspeksi pembinaan dan pengawasan terhadap sarana Penyalur Alat Kesehatan (PAK) merupakan upaya yang harus dilakukan untuk memastikan sarana PAK menerapkan persyaratan perizinan , Cara Produksi Alkes yang Baik (CPKAB) dan Cara distribusi Alkes yang Baik (CDAKB).

Pembinaan dan pengawasan terhadap sarana PAK dilaksanakan melalui kegiatan inspeksi, yang dilakukan dengna cara pemeriksaan setempat (Onsite Inspection) secara rutin/berkala, terhadap sarana PAK yang telah memiliki Izin Penyalur Alat Kesehatan (IPAK) sekurang – kurangnya 1 tahun.

Hal in dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dan Daerah yang dimulai dari hari kamis (16/08/19) secara berjenjang dan membutuhkan kerjasama aktif dari PAK, Cabang PAK, dan pengguna fasilitas kesehatan dan masyarakat, dalam hal ini petugas dari bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), Seksi Pelayanan Kefarmasian Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Melalui kegiatan inspeksi sarana PAK akan diperoleh data kondisi sarana PAK, baik yang memenuhi syarat maupun yang tidak memenuhi syarat. Untuk sarana yang belum memenuhi persyaratan dilakukan pembinaan agar dapat terus memelihara atau meningkatkan penerapan CPAKB/PKRT dan CDAKB.

Data hasil inspeksi ini sebagai bahan untuk menunjang capaian indikator Rencana dan strategi terkait presentasi sarana PAK yang memenuhi cara pembuatan yang baik.




Infografis : Ayo..Cegah Stunting!




Stand Dinas Kesehatan punya menu yang seru di Pekan Raya Lampung 2019

Bandar Lampung ———————- Event akbar Pekan Raya Lampung Tahun 2019  berlangsung ramai dan meriah, disamping suguhan menarik yang ditampilkan terdapat juga makanan – makanan serta wahana masyarakat yang sangat menghibur.

Tak kalah seru, di Stand Dinas Kesehatan Provinsi Lampung punya banyak menu, diantaranya adalah pemeriksaan kesehatan secara gratis oleh rekan – rekan dari Rumah Sakit Swasta di Bandar Lampung yang berupa Cek Gula Darah, Cek Tekanan Darah, Cek Golongan Darah, dan masih banyak lainnya.

Stand Dinkes Lampung terbagi menjadi beberapa area dalam satu tempat, yaitu area Permainan, konsultasi dan pemeriksaan kesehatan, serta ada ruang aspirasi publik.

Ada 2 jenis permainan yang disuguhkan untuk  pengunjung stand, yang pertama yaitu Game Xbox Kinect Just Dance yang mengajak kita bergerak mengikuti arahan layar beraktivitas fisik dimainkan 2- 4 orang sekaligus, bagi peserta yang mendapatkan nilai paling tinggi adalah yang berhak mendapatkan bingkisan khusus dari Dinkes Lampung.

Baca : Pekan Raya Lampung – Pestanya Rakyat Lampung Berjaya

Yang  kedua adalah game Edukasi Pohon Ilmu Siklus Kehidupan berbentuk puzzle tempel yang mengajak kita mengetahui tentang alur hidup dari masa kehamilan sampai lanjut usia (lansia). Minimal 3 kata yang sesuai dengan tema yang dipilih oleh pengunjung dan jawabannya benar, ia berhak mendapatkan bingkisan khusus.

Ruang Konsultasi dipergunakan oleh pengunjung untuk berkonsultasi tentang masalah kesehatan kepada Tim Dinkes Lampung.

Sedangkan Ruang Aspirasi Publik adalah area menempelkan kesan, pesan dan harapan yang ingin disampaikan kepada Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung,dan pesan ini akan disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung nantinya.

Tema stand Dinkes Lampung tahun 2019 ini adalah “Menjalankan Good Governance dalam Pelayanan Publik Menuju Lampung Sehat Berjaya” , tema yang di usung ini adalah demi mendukung visi misi Gubernur Lampung yaitu “Rakyat Lampung Berjaya”.




Infografis : Capaian dana desa di provinsi lampung tahun 2018




Peringati HUT RI ke – 74 Tahun 2019, Tim Dinkes Lampung Juarai Lomba Rakyat

Bandar Lampung —————- MERDEKA!! Seruan yang menggema disetiap bulan agustus tiba, dimana masyarkat beramai – ramai memasang Bendera Merah putih sebagai bentuk syukur dan tanda kehormatan kepada Indonesia selain itu juga dimeriahkan dengan menghias kampungnya semenarik mungkin, tak luput juga perlombaan yang menjadi ciri khas di bulan agustus.

Pemerintah Provinsi Lampung dalam hal ini mengadakan rangkaian kegiatan menjelang peringatan puncak HUT RI ke – 74, yaitu perlombaan antar OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang mengirimkan utusannya untuk mengikuti acara tersebut. Perlombaan dilaksanakan di lingkungan kantor Gubernur Lampung hari ini (Kamis, 15/08/19).

Dari beberapa lomba yang diselenggarakan tim Dinkes Lampung meraih juara, yaitu juara 1 lomba makan kerupuk, Lomba balap karung,  juara memindahkan karet gelang pakai sedotan, dan kipas balon. Perlombaan yang dilaksanakan selain dalam rangka peringatan HUT RI, juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antar OPD.




Pemanfaatan Dana Desa Minimal 10 % untuk UKBM di Provinsi Lampung Tahun 2018

Dana desa adalah dana yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara yang diperuntukkan bagi Desa yang ditransfer melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten/kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Dana Desa digunakan untuk mendanai keseluruhan kewenangan desa dengan prioritas untuk mendukung program pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat.

Persentase desa yang memanfaatkan dana desa minimal 10% untuk UKBM (Upaya Kegiatan Bersumberdaya Masyarakat) adalah persentase desa yang memanfaatkan minimal 10% dari dana desa tersebut untuk UKBM dalam rangka pengembangan kesehatan masyarakat desa.

Dari 2.464  desa yang ada di Provinsi Lampung, sudah ada 1606  desa (65,17 %) yang telah memanfaatkan dana desa. Sebanyak 1329 desa di Kabupaten yang telah menggunakan alokasi dana desa minimal 10% dari dana desa yang ada pada Tahun 2018 ini untuk pengembangan UKBM dengan persentase sebesar 53,93 %.

Adapun target pada tahun 2018 ini sebanyak 80% desa di Lampung telah memanfaatkan dana desa minimal 10% untuk UKBM belum dapat tercapai .

Masih belum tercapainya target ini disebabkan alokasi pemanfaatan dana desa belum semua disosialisasikan kepada kepala desa sehingga pemanfaatan dana desa sebagaian besar masih diperuntukkan pembangunan sarana/prasarana desa.  Selain itu, masalah terbesar adalah dalam pengumpulan data dan pelaporan data pemanfaatan dana desa masih terkendala, yaitu ada sebagian bidan desa atau petugas puskesmas yang tidak dapat mengakses data tersebut di sebagian besar desa, padahal pemanfaatan dana desa tersebut untuk kesehatan sudah ada.

Hal ini menyebabkan data dana desa yang dimanfaatkan untuk kesehatan tidak dapat diketahui. Meskipun persentase dana desa yang memanfaatkan dana desa belum mencapai target, tetapi di beberapa desa lainnya, pemanfaatan dana desa untuk kesehatan atau UKBM sudah ada, sebagain besar desa sudah mencapai 10% dari dana desa yang ada.

Advokasi terhadap Pimpinan Daerah dan Lintas program serta sosilisasi sampai ke tingkat desa sangat mempengaruhi peningkatan cakupan ini. Pada tahun 2018 Dinas kesehatan Provinsi Lampung akan merencanakan kegiatan malalui sumber dana APBN (Anggaran Pendapatan Biaya Negara) yaitu kegiatan advokasi penguatan dana desa di Kabupaten.

Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pencapaian target dana desa yaitu melakukan sosialisasi mengenai petunjuk teknis pemanfaatan desa yang terintegrasi pada kegiatan adalah :

  • Melakukan advokasi kepada kepala desa dan BPMD (Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa) agar pengalokasian dana desa untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan RPJMDes ( Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa) tahun 2019 dapat ditingkatkan.
  • Mendorong petugas puskesmas dan bidan desa dalam ikut serta dalam musrembangdes untuk menetapkan prioritas penggunaan dana desa bagi
  • Dinas Kesehatan Kabupaten agar melakukan koordinasi dengan BPMPD dan Lintas program untuk mengetahui realisasi dana desa untuk UKBM
  • Melakukan advokasi kepada BPMD dan kepala desa tentang penggunaan dana desa untuk UKBM agar dapat dialokasikan pada tahun
  • Pada Bulan Mei – Juni, Provinsi Lampung telah menerbitkan surat himbauan peningkatan cakupan kepada Kabupaten / Kota yang ditembuskan kepada BPMD, lintas sektor terkait, Puskesmas dan Kecamatan guna peningkatan cakupan Dandes (Dana Desa) untuk UKBM.



Pekan Raya Lampung 2019 – Pestanya Rakyat Lampung Berjaya

Bandar Lampung—————Perhelatan akbar yang pertama diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung bertajuk Pekan Raya Lampung (PRL) Tahun 2019 berlangsung di bulan Agustus, sebagai bentuk ajang promosi keberhasilan program Perangkat Daerah kepada masyarakat luas, khususnya masyarakat Lampung sendiri.

Event terbesar di Lampung tersebut dimulai pada tanggal 13 Agustus s.d 18 Agustus 2019 di Pusat Kegiatan Olah Raga (PKOR) Way Halim Bandar Lampung.

Terselenggaranya event ini dibuka langsung oleh Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi yang turut bahagia karna event ini berjalan tanpa hambatan. setiap hari even ini dimeriahkan oleh artis – artis terkenal Indonesia, pesta kuliner, dan jajanan tradisional khas Lampung.

Baca juga : Stand Dinas Kesehatan punya menu yang meriah di Pekan Raya Lampung 2019

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, yang menjadi bagian dari perhelatan akbar tersebut, turut memeriahkan dengan menampilkan stand dengan pelayanan kesehatan yang prima, bekerjasama dengan Rumah Sakit sebagai bentuk MoU dan juga terdapat permainan – permainan seru yang diberikan secara gratis.

Terletak di dalam gedung Hall B, berdampingan dengan Dinas – dinas lainnya bersaing dalam menampilkan keunggulan inovasi yang dimiliki.




Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Ikuti Kompetisi Ajang E-Aspirasi Tahun 2019

Bandar Lampung———-Dinas Kesehatan Provinsi Lampung untuk ketiga kalinya mengikuti Kompetisi E-Aspirasi yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kegiatan yang sudah dimulai sejak tahun 2017 dan menjadi ajang penilaian website bergengsi dengan taraf Nasional.

Beberapa hal yang menjadi bahan penilaian meliputi kemudahan akses, desain website, kemudahan pencarian informasi khususnya informasi kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes diruang kerjanya (14/08/19) juga menginstruksikan website dibidang kesehatan setidaknya memiliki 4 manfaat utama yaitu pemenuhan hak publik terhadap informasi kesehatan, kemudahan bagi masyarakat mengakses informasi, diseminasi informasi kesehatan terkini serta media komunikasi dan interaksi antar komunitas untuk penyebaran informasi kesehatan.

Ditunjang dengan media sosial agar dikelola dengan sebaik – baiknya, karena dari media sosial yang dimiliki bisa menjadi acuan masyarakat untuk mendapatkan informasi versi lengkapnya di website.

Berdasarkan instruksi Kadinkes Prov. Lampung , juru bicara Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dr. Asih Hendratuti, M.Kes menuturkan bahwasanya website adalah wujud dari media interaksi dan sumber keterbukaan informasi publik institusi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Untuk itu dr. Asih mengajak masyarakat mengakses website https://dinkes.lampungprov.go.id sebagai bentuk dukungan kepada website milik Pemerintah Daerah Provinsi Lampung ini.




Download

Title Download




Gempa Guncang Selat Sunda, Tim Cepat Tanggap Kesehatan Lampung gesit!

Bandar Lampung ———- Saat informasi siaga/waspada Tsunami ratusan warga mengungsi ke Kompleks Kantor Gubernur Lampung ( Jumat Malam, 2 Agustus 2019) kepanikan yang terjadi menyebabkan ada 3 warga yang mengeluh sakit kepala dan ternyata terdeteksi Hipertensi.

Indikasi yang bersumber dari BMKG menyatakan Gempa yang berkekuatan 7,4 SR berpotensi Tsunami yang terjadi dalam beberapa detik.

Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Hj. Chusnunia Chalim ikut turun menenangkan masyarakat yang mengungsi di Kantor Gubernur Lampung dan menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang karna Status Waspada dari BMKG sudah Berakhir untuk seluruh wilayah Indonesia.

Disaat yang bersamaan, Tim Gerak Cepat ( TGC) Kesehatan atas dedikasinya segera meluncur setelah mendapat komando langsung dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes.
Jajaran Pemerintah Provinsi Lampung bersama seluruh pihak termasuk TNI dan POLRI akan tetap sigap untuk melakukan langkah langkah antisipasi demi Rakyat Lampung Berjaya.