AYO CEGAH POLIO! DATANGI POS PIN POLIO TERDEKAT

Bandar Lampung, Maret 2016 – Besok Pos PIN Polio yang terletak di Posyandu, Polindes, Poskesdes, Puskesmas, Pustu, Klinik Swasta, Rumah Sakit dan tempat-tempat umum seperti terminal, pelabuhan dan bandara dapat didatangi orang tua yang memiliki anak usia 0-59 bulan untuk mendapatkan imunisasi polio GRATIS yang dilaksanakan serentak di 34 Provinsi di Indonesia pada tanggal 8 hingga 15 Maret 2016.

Di Provinsi Lampung, jumlah Pos PIN yang disediakan sebanyak 8.810 pos dengan 39.765 kader yang terlibat. Sasaran PIN Polio tahun ini usia 0 s.d 59 bulan adalah 784.736 jiwa dan jumlah vaksin yang disiapkan sebanyak 46.750 vial, dimana 1 vial dapat digunakan untuk 17 sasaran.

Polio merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus poliomyelitis yang menyebabkan kelumpuhan pada otot terutama otot tungkai bawah dan tidak bisa disembuhkan, selain itu dapat juga menyerang otot lain seperti otot pernafasan sehingga dapat menyebabkan kematian, terutama pada anak-anak, ditularkan dari orang ke orang, dan menyebar melalui kontak dengan makanan, air atau tangan yang terkontaminasi dengan kotoran (tinja) atau sekresi tenggorokan dari orang yang terinfeksi.

Gejala awalnya antara lain demam, kelelahan, sakit kepala, muntah, kekakuan pada leher dan nyeri tungkai. Dalam sebagian kecil kasus bisa mengalami kelumpuhan. Tidak ada obat untuk mengobati polio, akan tetapi dengan kebersihan pribadi yang baik dan sanitasi publik yang baik dapat membantu mencegah penularan penyakit polio, disamping itu langkah terbaik pencegahan polio adalah dengan vaksinasi atau imunisasi polio. Idealnya imunisasi Polio diberikan 4 kali pada umur 1, 2, 3 dan 4 bulan, dan dapat diulang (booster) pada usia 18-24 bulan serta usia 5 tahun.

Tujuan PIN Polio sendiri adalah untuk dapat menghilangkan/eradikasi Polio di dunia pada tahun 2020 dengan memastikan tingkat imunitas terhadap Polio di populasi dengan cakupan > 95% dan memberikan perlindungan secara optimal dan merata pada kelompok umur 0 s.d 59 bulan terhadap kemungkinan munculnya kasus Polio yang disebabkan oleh virus Polio sabin, sehingga diharapkan semua sasaran mendatangi Pos PIN tanpa memandang apakah sudah pernah di vaksin polio ataupun belum divaksin.

Pemberian imunisasi Polio ini dengan cara di tetes, tiap balita mendapatkan 2 tetes vaksin Polio. Tidak ada efek samping dari pemberian vaksin ini, akan tetapi ada beberapa kondisi dimana balita harus ditunda pemberian vaksin Polionya seperti sakit diare atau muntah, ataupun kondisi balita yang tidak boleh diberikan vaksin seperti memiliki penyakit gangguan sistem kekebalan tubuh contohnya HIV AIDS.

Untuk Provinsi Lampung direncanakan pencanangan dilakukan esok hari pada tanggal 8 Maret 2016 di Lapangan Waydadi Sukarame yang rencananya akan dihadiri oleh Bapak Gubernur M. Ridho Ficardo dan Ketua TP PKK Ibu Yustin Ficardo. Pada saat yang sama di Kabupaten/Kota juga dilakukan pencanangan oleh para Bupati/Walikota masing-masing.

Demi terwujudnya generasi Lampung yang sehat, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menyampaikan harapan beliau agar seluruh balita usia 0 s.d 59 bulan yang ada di Provinsi Lampung mendapatkan vaksin Polio untuk mencapai eradikasi Polio (bebas Polio) pada akhir tahun 2020. “Saya harapkan dukungan dari organisasi masyarakat, organisasi profesi, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh unsur masyarakat agar mendukung para orangtua untuk membawa putra putrinya yang berusia 0 s.d 59 bulan ke Pos PIN terdekat pada tanggal 8 s.d 15 Maret 2016 untuk mendapatkan vaksin Polio”, himbau beliau.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Humas Dinas Kesehatan Prov. Lampung dr. Asih Hendrastuti, M.Kes (Hp. 082177016688),email: humas.kesehatanlampung@gmail.com

You might also like More from author