Mudik Lebaran 1438H

Bandar Lampung, Juni 2017 – Dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1438 H dan mengantisipasi arus mudik serta arus balik di Provinsi Lampung, bersama ini kami sampaikan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Jajaran Dinas Kesehatan Provinsi  sebagai berikut :

Membentuk posko pelayanan sebanyak 74 Posko  selama 16 hari (H-7 s.d H+7)  yang terdiri dari  :

    • Posko 24 jam yang didirikan Provinsi yang juga dilengkapi dengan Pelayanan Pijat Akupressure dan Akupunktur di lokasi Rajabasa dan Pasir Putih, serta Memberdayakan RS Keliling (Mobile Clinic) untuk  mendukung posko pelayanan yang ada.
    • Posko Pelayanan Pijat Akupressure dan Akupunktur ini bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan akibat kelelahan dalam perjalanan mudik, dengan petugas sebanyak 5 orang, 3 orang dokter, 1 orang perawat, dan 1 orang pengobat tradisional serta didampingi dan diawasi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Persyaratan pasien yang dapat diberikan layanan pijat akupressure dan akupunktur ini antara lain : berusia di atas 12 tahun, tidak dalam keadaan hamil, tidak menderita penyakit kelainan pembekuan darah, tidak sedang mengkonsumsi obat pengencer darah, tidak dalam kondisi gawat darurat, tidak sedang membutuhkan tindakan operasi, tidak sedang menderita tumor ganas, tidak sedang dalam kondisi terlalu kenyang atau terlalu lapar, tidak menderita penyakit infeksi dan kadar gula < 200 mg/dl. Posko Pelayanan Pijat Akupressure dan Akupunkturini juga berada di jalur Lintas Barat (Kab. Pringsewu) dan Lintas Timur, Rumah sakit Bandar Jaya (Kab. Lampung Tengah)
    • Dinas Kesehatan Provinsi Lampung juga melaksanakan kegiatan pemantauan Posko 3 kali dalam sehari dengan menggunakan Ambulance. Laporan juga kami sampaikan ke Kementerian Kesehatan RI di Jakartasecara online setiap hari pada jam 8 pagi. Koordinator posko kesehatan : UKI BASUKI SKM M.Kes [ 0812 73839917 ], IRMAN THAMRIN SKM, M.Kes  [0813 79395130].
    • 74 Posko  yang tersebar di 15 Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung sepanjang jalur mudik. Dinas Kesehatan Kab/Kota bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan kegiatan, baik Puskesmas yang terletak di jalur arus mudik/balik maupun Puskesmas lain yang diperbantukan termasuk RS Pemerintah dan Swasta di wilayah kerjanya.

Berdasarkan laporan yang masuk di tahun 2016. Angka kunjungan masyarakat yang memanfaatkan posko mudik yang ada sejumlah  3.024 orang, dengan rincian kasus tersering adalah :

1. Kelelahan = 46 % (sebesar 1.392 orang)
2. Diare & Gangguan Pencernaan = 17 % (sebesar 514 orang)
3. Hipertensi / Darah Tinggi = 10 % ( sebesar 453 orang)
4. ICLL =   5 % ( sebesar 151 orang)
5. Dan lain lain =  17 % ( sebesar 514 orang)
Dengan proses rujukan 1,8 % (sebesar 57 orang), yang disebabkan oleh ICLL, Hipertensi/Darah Tinggi.

 

TIPS GEMES (GERAKAN MENGEMUDI SEHAT)
  1. Siapkan fisik yang sehat dan prima sebelum mudik.
  2. Gunakan masker dan lindungi diri anda dari asap, debu dan polusi..
  3. Cuci tangan pakai air sabun dan air mengalir sesering mungkin.
  4. Konsumsi makanan dan minuman yang bersih dan layak, perbanyak makan buah dan sayur.
  5. Tidak memakai narkoba atau minuman keras ketika mengemudi.
  6. Tidak buang air kecil/besar sembarangan gunakan dan jaga toilet umum agar bersih, sehat, dan nyaman serta buang sampah pada tempatnya.
  7. Beristirahat tiap 4 jam perjalanan, jangan memaksakan mengemudi bila lelah/mengantuk. Manfaatkan posko kesehatan atau tempat istirahat untuk bisa melakukan olah raga kecil dan bisa melakukan gerakan relaksasi khususnya kaki, tangan dan leher.
  8. Jangan lupa  membawa obat-obatan sederhana antara lain obat anti diare, obat sakit kepala, obat anti alergi, obat anti mual-muntah khususnya untuk mencegah mabuk perjalanan serta obat sakit maag.
  9. Jangan lupa membawa obat2 rutin dikonsumsi untuk penderita penyakit kronismisal penderita kencing manis, hipertensi, penderita asma, kolesterol tinggi dan asam urat.
  10. Disiplin dan patuhi rambu – rambu lalu lintas. Kurangi kecepatan kendaraan anda saat turun hujan/cuaca buruk. Waspada kondisi jalan sempit, bergelombang atau rusak. Periksa kondisi kelayakan kendaraan Kendaraan tidak melebihi muatan dan tidak menyalahi peruntukan kendaraan (pilihlah kendaran yang tepat).
  11. Berhati-hatilah dan selalu waspada agar terhindar dari kejahatan selama dalam perjalanan.

 

TIPS MENOLONG ORANG PINGSAN
  1. Mengembalikan kesadaran dengan bau – bauan yang menyengat seperti minyak wangi, minyak angin, dll.
  2. Jika wajah orang yang pingsan pucat maka sebaiknya badan lebih tinggi dari kepala dengan disanggah sesuatu agar darah dapat mengalir ke kepala korban.
  3. Jika wajah orang yang pingsan itu merah maka sanggah kepalanya dengan bantal atau sesuatu agar darah di kepalanya bisa mengalir ketubuhnya secara normal.
  4. Apabila korban pingsan muntah, maka sebaiknya miringkan kepalanya agar muntah orang itu bisa keluar dan jalur pernafasan lancer kembali.
  5. Jika orang pingsan sudah sadar, bisa diberi minum.
  6. Apabila korban tidak sadar dan membaik maka bawa kepusat pelayanan terdekat.
  7. Perhatikan orang lain disekitar korban, jangan sampai harta benda milik korban raib digondol maling.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Humas Dinas Kesehatan Prov. Lampung dr. Asih Hendrastuti, M.Kes (Hp. 082177016688),
email: humas.kesehatanlampung@gmail.com

You might also like More from author