Tim Nusantara Sehat Batch 5 Periode III Tahun 2016 tiba di Provinsi Lampung

Bandar Lampung,  November 2016 – Sebanyak 17 orang tenaga kesehatan yang tergabung dalam Tim Nusantara Sehat Batch 5 Periode III Tahun 2016 untuk Provinsi Lampung hari ini Kamis (01/12) diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes di Auditorium Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Selanjutnya Tim Nusantara Sehat ini akan dibagi menjadi 3 (tiga) dan ditempat kapada 3 (tiga) puskesmas yang berbeda yaitu Puskesmas Way Dente Kabupaten Tulang Bawang, Puskesmas Pagar Dewa Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan Puskesmas Gisting Jaya Kabupaten Way Kanan.

Dalam acara serah terima Tim Nusantara Sehat yang dihadiri oleh Jajaran Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan, BKD Provinsi Lampung, Bappeda Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Way Kanan, Kadinkes menyampaikan bahwa Fokus kebijakan Kementerian Kesehatan RI untuk periode 2015-2019 adalah penguatan Pelayanan Kesehatan Primer. Prioritas ini didasari oleh permasalahan kesehatan yang mendesak seperti angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi, angka gizi buruk, serta angka harapan hidup yang sangat ditentukan oleh kualitas pelayanan primer. Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer mencakup tiga hal, yaitu: Fisik (pembenahan infrastruktur), Sarana (pembenahan fasilitas), dan Sumber Daya Manusia (penguatan tenaga kesehatan). Program Nusantara Sehat merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dicanangkan oleh Kemenkes dalam upaya mewujudkan fokus kebijakan tersebut. Program ini dirancang untuk mendukung pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang diutamakan oleh Pemerintah guna menciptakan masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan.

Program Nusantara Sehat bertujuan untuk menguatkan layanan kesehatan primer melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan dasar di DTPK (Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan) dan DBK (Daerah Bermasalah Kesehatan) dan tujuan- tujuan yang terkait dengan keberlangsungan pelayanan kesehatan, pemberdayaan masyarakat dan pelayanan kesehatan yang terintegrasi serta meningkatkan retensi tenaga kesehatan yang bertugas di DTPK. Kepada Kementerian Kesehatan RI, Kami sekali lagi sampaikan rasa terima kasih atas penempatan Tim Nusantara Sehat di Provinsi Lampung. Kami berharap pada periode selanjutnya kami masih diberikan untuk penempatan Tim Nusantara Sehat pada puskesmas- puskesmas lainnya yang SDMKnya belum memenuhi standar.

Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten, Kami berharap adanya dukungan dan komitmen bagi keberlangsungan program Nusantara Sehat ini dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pada tatanan puskesmas. Keberlangsungan pelayanan kesehatan primer pasca penugasan Tim Nusantara Sehat, kiranya menjadi pertimbangan Pemerintah Daerah. Disamping itu, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota juga berkomitmen untuk menyediakan data dan informasi SDMK di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dan jaringannya serta UPTD berdasarkan metode analisis beban kerja dan metode standar ketenagaan minimal. Hal ini sebagai dasar pertimbangan untuk pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan di daerah.

Kami atas nama Pemerintah Provinsi Lampung dengan bangga dan penuh rasa syukur menerima kehadiran dan bakti Saudara sekalian di Provinsi Lampung. Kami mengucapkan “Selamat Bertugas” di Provinsi Lampung, “Sai Bumi Ruwai Jurai”. Kami berharap, Saudara sekalian betah dan mempunyai kesan yang positif pada daerah yang akan ditempati, dapat menyelesaikan penugasan ini sampai waktunya. Pada kesempatan ini, Saya berpesan kepada Saudara sekalian, 1) Mengatasi masalah kesehatan akan lebih mudah bila dilakukan secara tim, oleh karena itu jadilah tim yang solid dan handal, 2) Kesulitan-kesulitan yang akan ditemui di lapangan jangan dijadikan sebagai suatu hambatan, tetapi anggaplah sebagai suatu tantangan yang perlu di atasi. Karena itulah, Kementerian Kesehatan menugaskan Saudara sekalian untuk tugas yang mulia ini 3) Hormatilah adanya kearifan dan budaya lokal, berinteraksi dengan petugas kesehatan dan masyarakat di tempat saudara bertugas, 4) Bekerjalah sesuai dengan kewenangan masing-masing profesi, dan memperhatikan standar-standar pelayanan.

Tak lupa Dr. dr, Hj. Reihana, M.Kes mengucapkan selamat bertugas kepada Tim Nusantara Sehat yang di tempatkan di Provinsi Lampung, semoga diberi kemudahan dan kesehatan dalam melaksanakan tugas.




PELEPASAN NUSANTARA SEHAT DI PROVINSI LAMPUNG




Kesrak PKK-KB-Kesehatan

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes (Rabu, 30/11) bertindak sebagai Koordinator Lomba Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2016 di Pekon Sido Katon Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Pelaksanaan kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan merupakan rangkaian kegiatan yang dimulai dengan kegiatan Bakti Sosial TNI-KB-Kesehatan terpadu sampai bulan Oktober, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan pada bulan Oktober s.d. Desember, dan berkaitan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tanggal 12 November, Hari Kesatuan Gerak PKK yang sekarang ditetapkan menjadi tanggal 04 Maret serta Hari Keluarga tanggal 29 Juni.

Dengan dukungan keterpaduan lintas sektor, kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan akan bertumpu pada kegiatan-kegiatan kelompok swadaya masyarakat, PKK dan institusi KB-Kesehatan di desa, dengan para kader sebagai ujung tombak serta keluarga sebagai sasaran utama.

Sebagai upaya memberikan penghargaan terhadap berbagai usaha yang telah dilaksanakan, sesuai dengan petunjuk yang disampaikan tim pusat, maka pelaksanaan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan tahun 2016 akan dilakukan penilaian terhadap 4 (empat) jenis kegiatan, yaitu 1) Pelaksana terbaik kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan, 2) Pelaksana terbaik Posyandu, 3) Pelaksana terbaik PHBS di Rumah Tangga, 4) Pelaksana terbaik Lingkungan Bersih dan Sehat. Penilaian dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan nasional dalam kategori kabupaten dan kota.

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Yustin Ficardo, S.Sos juga berharap melalui Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan ini juga dioptimalkan promosi kesehatan tentang penanggulangan Kanker Servik/leher rahin yang dapat terlihat dengan banyaknya kaum perempuan yang mengetahui tentang kanker serviks dan cara penanggulangannya, serta peningkatan jumlah yang melakukan deteksi dini, terutama melalui pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat).

Diakhir sambutan Dr. dr. Hj. Reihana, M.Kes berharap Kabupaten/Kota yang nantinya terpilih mewakili Provinsi Lampung di Tingkat Nasional mendapat nominasi-nominasi terbaik.




RILIS HKN KE – 52 TAHUN 2016

[pdf-embedder url=”http://dinkes.lampungprov.go.id/wp-content/uploads/2016/11/Rilis-HKN-Nov-2016.pdf”]




Gernas Deteksi Dini IVA Test/SADANIS bagi Guru Indonesia di Provinsi Lampung

Bandar Lampung, 24 November 2016 – Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2016 diinisiasi oleh Oase-KK (Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja) dan didukung oleh Kementerian Kesehatan, TP PKK, BPJS, Kementerian Pendidikan dan Pemprov Lampung dilakukan gerakan nasional ini, yang dicanangkan hari ini oleh ibu Sri Mega Darmin Eko Sanjoyo(istri Menteri Desa PDTT dan ibu Marifah Hanif Dhakiri (istri Menteri ketenagakerjaan) dan ibu (anggota OASE-KK) di GSG SMAN 2 Tanjung Karang.

Setiap tahun 12 juta orang di dunia menderita kanker dan 7,6 juta diantaranya meninggal dunia. Prevalensi kanker di Indonesia 1,4 per 1000 penduduk. Kanker tertinggi pada wanita di Indonesia adalah kanker payudara (40 per 100.000 perempuan) dan kanker leher rahim (17 per 100.000 perempuan).

Pada tahun 2014 ada 2.119 kasus kanker payudara dan 383 kasus kunjungan dan rawat inap untuk kanker leher rahim di Provinsi Lampung. Dari 294 puskesmas di Provinsi Lampung tersedia 227 puskesmas yang terlatih untuk melakukan deteksi dini, dengan rincian ada 432 tenaga kesehatan yaitu 175 dokter dan 257 bidan namun jumlah yang mengakses layanan deteksi dini masih rendah yaitu 12.057 orang (10%) dari 121.095 orang yang ditargetkan di 2016 ini

Upaya deteksi dini kanker payudara dapat dilakukan SADARI (periksa payudara sendiri) yang dilakukan pada hari ke 7 sampai 10 siklus menstruasi (dihitung dari hari pertama menstruasi) yaitu setiap bulan dengan jalan memperhatikan apakah payudara asimetris, ada permukaan kulit payudara yang berkerut, keluar cairan dari puting . Apabila ditemukan ada kelainan ataupun ada keluhan maka segera mendatangi puskesmas terdekat untuk mendapatkan SADANIS (periksa payudara klinis)

Deteksi dini kanker leher rahim dilakukan dengan metode IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat), dengan metode ini apabila terjadi kelainan sel pada dinding leher rahim akan terlihat perubahannya sehingga dapat diintervensi sejak dini.




Mobile Clinic

 




LEAFLET GERBANG DESA & RAKERKESNAS 2016 1




Contoh MoU Dinkes Prov Lpg – Chandra Superstore

Contoh-MoU-Dinkes-Prov-Lpg-Chandra-PDF-1




Kebijakan Terkait PHBS Di Provinsi Lampung s.d. Tahun 2014

Kebijakan-Terkait-PHBS-Di-Provinsi-Lampung-s.d.-Tahun-2014




PROFIL PEJABAT DINAS KESEHATAN PROVINSI LAMPUNG (update Agustus 2016)

PROFIL-PEJABAT-DINKES-PDFNYA