Sosialisasi penggunaan master website Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (diskominfotik) Provinsi Lampung, Ir. A. Chrisna Putra NR, M.EP, Selasa, (27/11/2018), membuka secara resmi sosialisasi penggunaan master website Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, di Ruang Abung, Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Pemerintah Provinsi Lampung.

Pada kesempatan tersebut Christina Putra menyampaikan bahwa perkembangan zaman makin canggih yang mendorong OPD turut mendukung keberlangsungan implementasi regulasi e-goverment.

“Kita mulai memasuki era 4.0 yaitu era revolusi industri yang menggunakan robot, mesin dan konektivitas” ujar Chrisna Putra. Dikatakannya juga tujuan dari e-goverment merupakan pembentukan jaringan informasi dan transaksi layanan publik yang tidak dibatasi sekat waktu dan lokasi.

Acara yang bertema “Website OPD Pemerintah Provinsi Lampung sarana informasi kepada masyarakat guna mewujudkan Good Governance & Clean Goverment” mengarahkan setiap OPD untuk aktif dalam mendukung pembangunan Provinsi Lampung melalui website yang interaktif dan terstandarisasi.

Menyinggung OPD yang belum aktif dalam membangun website, Kadis Kominfotik Provinsi Lampung ini, mengatakan bahwa hal ini akan memperlambat kredibilitas transformasi Pemerintah Provinsi Lampung, untuk itu ia menyarankan agar OPD yang belum aktif agar segera membangun sistem berbasis website yang akuntable, transparan dan mempunyai aksesibilitas yang baik agar masyarakat mudah mendapatkan informasi.

“Kemudahan mendapatkan informasi merupakan wujud pelayanan prima dari Pemerintah Provinsi Lampung kepada masyarakat”, tutur Chrisna Putra.

Sementara itu Dinas Kesehatan Provinsi Lampung terus berupaya meningkatkan layanan informasi melalui pengembangan berbasis website, beberapa menu baru diharapkan dapat meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat.




Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Hamartoni Ahadis Pimpin Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 54 Tingkat Provinsi Lampung

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Hamartoni Ahadis menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke 54 Tingkat Provinsi Lampung di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Senin (19/11/2018). Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) kali ini mengangkat tema “Aku Cinta Sehat” dengan sub tema “Ayo…Hidup Sehat, Mulai Dari Kita”.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis pada kesempatan tersebut membacakan sambutan tertulis Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek. Menurut Menteri Kesehatan RI tema HKN kali ini sejalan dengan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK), yang menekankan pada upaya promotif dan preventif sebagai pendekatan pembangunan kesehatan. Menurut Menteri Kesehatan GERMAS dan PIS-PK pada dasarnya adalah pendekatan kerjasama, kolaborasi dan integrasi dari seluruh pembangunan untuk melihat kesehatan sebagai investasi bangsa sedangkan PIS-PK pada dasarnya merupakan integrasi dari pelaksanaan program secara berkesinambungan. Pada bagian akhir Menteri Kesehatan RI Nila Farid Moeloek, mengajak semua komponen yang terlibat untuk dapat mengimplementasikan lebih operasional dan konkrit ditengah-tengah masyarakat

Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 54 Tingkat Provinsi Lampung ini diikuti oleh ASN dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, unsur Forkopimda Lampung, mahasiswa kesehatan serta Organisasi Profesi Kesehatan Provinsi Lampung. Peringatan kali ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada insan kesehatan yang berprestasi.




Dinkes Provinsi Lampung raih Juara E-aspirasi untuk kedua kalinya

Untuk kedua kalinya Website yang dikelola Dinas Kesehatan Provinsi Lampung meraih juara dalam penilaian Anugerah Situs Inspirasi Sehat Indonesia (E-ASPIRASI) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan RI dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke 54. Sebelumnya pada tahun 2017 Dinas Kesehatan Provinsi Lampung meraih Juara I dan pada tahun 2018 ini meraih Juara II secara Nasional

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan RI ini merupakan hasil penilaian terhadap pengelolaan website Dinas Kesehatan Provinsi se Indonesia.

Kepala Pusat Data dan Informasi, Kemenkes RI, Dr.drh. Didik Budijanto, M.Kes, turut mengapresiasi keberhasilan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dalam mengelola website sehingga dapat tetap mempertahankan keberhasilan tahun 2018 ini. Didik juga berharap kedepan website Dinas Kesehatan Provinsi dapat menampilkan aplikasi data sehingga makin mempermudah publik untuk mengaksesnya.

Sebagaimana diketahui website Dinas Kesehatan Provinsi Lampung yang beralamat http://dinkes.lampungprov.go.id terus berupaya meningkatkan mutu dan layanan informasi kepada masyarakat. “Statistik pengunjung setiap bulannya kita pantau, sehingga dari situ kita ketahui kebutuhan informasi dari pengunjung” ujar dr. Asih Hendrastuti, M.Kes selaku pengelola Website. Lebih lanjut Asih mengatakan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung terus berupaya untuk meningkatkan jumlah kunjungan dari waktu kewaktu.

“Saat ini kami terus berupaya men direct pengunjung ke website dengan meningkatkan peran media sosial yang kita punyai yaitu Fans Page Facebook Dinas Kesehatan Provinsi Lampung serta akun instagram @dinkesprovlampung” ujar juru bicara Dinas Kesehatan Provinsi Lampung ini




Pemprov Optimistis Pengendalian TBC Sesuai Target, 2050 Lampung Bebas Tuberculosis

BANDAR LAMPUNG —– Pemerintah Provinsi Lampung optimistis pengendalian penyakit TBC (Tuberculosis) sesuai target, dengan tingkat kesembuhan di atas 85%. Tahun 2019 mendatang ditargetkan 70% terduga TBC dapat terendus dan disembuhkan. “Target kita tahun 2050 Lampung bebas TBC,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dr. Reihana dalam sambutannya pada acara Seminar “Peran Organisasi Profesi Kesehatan Sebagai Mitra Pemerintah Dalam Pengendalian Tuberkulosis di Provinsi Lampung,” di Gedung Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Senin (15/10/18).

Menurut Rihana, dibutuhkan langkah nyata dan kerjasama seluruh pihak untuk mengakhiri TBC di tahun 2035 “Bukan hanya pemerintah tapi juga seluruh elemen masyarakat termasuk organisasi profesi kesehatan untuk bahu membahu meningkatkan penemuan terduga TBC dan mengakhiri TBC di 2035,” ujar Reihana.

Reihana yang juga Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIKMI) Pengda Lampung menjelaskan, jika angka penemuan terduga (Case Detection Rate/CDR) TBC di Provinsi Lampung hingga September 2018 telah terdeteksi sekitar 30 %. “Artinya masih ada sekitar 70% kasus yang belum ditemukan dan kemungkinan besar didiagnosis dan diobati tidak standar di berbagai layanan non pemerintah,” katanya.

Rendahnya penemuan kasus TBC terutama disebabkan rendahnya sensitifitas petugas terdapat suspect TBC, “Hanya sebagian kecil dengan gejala yang sudah berat yang di periksakan ke laboratorium. Hal ini berarti masih banyak suspect TBC yang lolos,” ungkap Reihana.

Selain itu, masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam kepatuhan berobat, faktor lingkungan dan TB resisten obat akibat pemberian obat yang tidak standar, serta masih lemahnya peran praktek mandiri dan klinik swasta dalam menjaring dan melaporkan kasus TBC turut menambah permasalahan dalam pengendalian TBC. Secara nasional diperkirakan utilitas puskesmas berkisar 30-40 %. Dari yang berobat di luar puskesmas ternyata 96 % di prakter mandiri under reporting sementara di rumah sakit 62 % under reporting, jelasnya.

Dari berbagai permasalahan tersebut, Ia berharap seminar ini akan menjadi titik awal kerjasama antar mitra strategis organisasi profesi kesehatan bersama pemerintah dalam mengatasi dan menyelesaikan issue-issue kesehatan di Provinsi Lampung.
“Saya optimistis jika kemitraan dan kerjasama ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan, akan sangat bermanfaat bagi semua pihak, baik para insan kesehatan sebagai anggota organisasi profesi, juga bagi pemerintah yang mendapat manah sebagai penanggungjawab program, juga yang terpenting yakni bagi kesehatan masyarakat Lampung,” ujar Reihana.

Sementara itu, Leni Yurina dalam laporannya mengatakan jika seminar ini merupakan rangkaian Forum Ilmiah Tahunan (FIT Ke-4) IAKMI yang diikuti lebih 500 orang yang berasal dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), IAKMI, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Perkumpulan Ahli Teknologi Medik Indonesia (PATMI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), Persatuan Ahli Gizi Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI).Adapun tujuan penyelenggaraan seminar ini adalah untuk memperkuat komitmen seluruh organisasi kesehatan, desiminasi informasi dan menyamakan persepsi tentang kebijakan, meningkatkan koodinasi antara pemerintah dan lintas profesi kesehatan juga meningkatkan kapasitas anggota profesi kesehatan untuk lebih professional. Melalui seminar ini Leni mengungkapkan jika seluruh organisasi profesi kesehatan sepakat untuk mendukung pengendalian penyakit TBC di Provinsi Lampung sesuai dengan standar profesi.

Humas Dinkes Prov




Alokasi DAK Bidang Kesehatan Tahun 2018

Alokasi DAK Bidang Kesehatan Tahun 2018

Provinsi Lampung

 

 

1 BOK Provinsi 1.947.015.000
2 RSUD Bandar Negara Husada 3.122.860.937
3 Bapelkes Provinsi Lampung 3.478.443.000
4 Labkesda Provinsi Lampung 148.737.000
TOTAL 8.697.055.937



Perda Kawasan Tanpa Rokok

Download perda Kawasan Tanpa Rokok Provinsi Lampung

[pdf-embedder url=”http://localhost/web/wp-content/uploads/2018/09/PERDA-KTR-PROVINSI-LAMPUNG.pdf” title=”PERDA KTR PROVINSI LAMPUNG”]




Wawancara Reporter Cilik

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menerima reporter cilik yang mewawancarai tentang kampanye Measles Rubella




Dokumen Sakip 2018

Title Download
Rencana Kerja Tahunan 2018
  1 files      222 downloads
Download
Renstra 2014-2019
  1 files      193 downloads
Download
Rencana Kerja 2017
  1 files      48 downloads
Download
Rencana Aksi 2018
  1 files      78 downloads
Download
Laporan Kinerja 2017
  1 files      163 downloads
Download
Evaluasi Rencana Aksi 2017
  1 files      68 downloads
Download




Ayo ikut imunisasi MR ~ Imunisasi Campak Rubela




Hari Anak Nasional 2018